Breeding dan Bisnis Murai Batu makin “Wow!”

Murai--batuBisnis burung murai batu kian mempesona saja lantaran peminatnya yang banyak diimbangi banderol yang terus merangkak. Beternak murai batu sekarang makin memberi harapan besar bagi peternaknya. Betapa tidak, selain permintaan burung anakan hingga dewasa luar biasa besarnya, banderol nya pun meroket tajam. Memasuki dekade 2010 ini, banderol anakan murai batu umur 1 bulan saja menembus Rp. 3 – 5 Juta per ekor. Luar biasa bukan?
Gara-gara memberi harapan besar serta menjadi tabungan masa depan yang menjanjikan, breeding burung yang memiliki nama ilmiah Copsychus malabaricus itu semakin banyak dilakukan orang. Ingin tahu? Beberapa breeder banyak yang merasa betapa beruntungnya orang yang beternak murai batu dengan serius karena hasil besar yang sudah didapat pasti di tangan. Makin besar untung yang diraup jika jumlah kandang produksi yang dimiliki kian banyak.

Beberapa peternak yang merasa untung dengan breeding murai batu di antaranya Supriyanto dengan bendera Pri Farm di desa Jasem, Kec. Ngoro, Kab. Mojokerto dan Wisnu Nessa selaku breeder murai batu dengan bendera Wisnu Nessa BF di Jl. Raya Kunto Dewo Selatan No. 3, Polean-Malang. Selain itu ada Datang Utomo selaku pemilik Gajah Farm Mojosari Mojokerto. Seluruh peternak tersebut saling membenarkan ada keuntungan besar di balik menukangi ternak murai batu secara serius. Menurut Supriyanto, meski saat ini peternak murai bermunculan di tanah air, tapi tidak menurunkan permintaan pasar sekaligus harga burung tersebut. Malahan peminat makin mendaki saja jumlahnya lantaran menganggap lebih leluasa karena banyak pilihan. Terbukanya pasar murai batu selama ini juga tidak lepas dari “peralihan” hobi anis merah ke murai.  Penghobi anis merah sekarang mulai berduyun-duyun memburu murai batu sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Sepertinya harga berapapun murai yang ditawarkan tidak menjadi persoalan bagi mereka, setidaknya hal itu menurut pandangan Supriyanto sendiri sebagai pelaku bisnis/peternak murai batu. Padahal pada dekade 90-an anis merah menjadi maskot hobi burung Indonesia.

Peralihan minat dari anis merah ke murai batu sekarang tidak lepas dari kian menipisnya anis merah di bumi pertiwi. Hal ini juga tidak lepas dari kian sulitnya menangkap anis merah di alam karena keberadaannya makin sulit ditemukan. Sampai sejauh ini, anis merah sulit sekali diternakkan dan sejumlah peternakan yang pernah dibangun selalu menemui kegagalan. Dengan pertimbangan banyak faktor itu, anis merah sekarang bak ditelan bumi dan kian langka. Sebagai gantinya, para kicau mania pecinta anis merah sejati berduyun-duyun mengalihkan perhatian pada murai batu yang dianggap memiliki suara super merdu dan raja fighter sekelas anis merah. Dari sinilah permintaan murai batu terus melaju.

Banderol piyekan tembus Rp.3-4 juta per ekor.

piyik murai batu

Bukan rahasia lagi, banderol murai batu saat ini benar-benar sedang melambung. Harga anakan jantan dari indukan juara berumur 1 bulanan sudah menembus Rp. 3-4 juta per ekor. Sementara harga anakan jantan bukan dari indukan juara (indukan tanpa prestasi) sudah menembus Rp. 1,5 Juta per ekor. “Ini bukti bahwa murai batu sekarang benar-benar memiliki prospek tinggi sampai 20 tahun ke depan”, terang Mr. Pri (panggilan dari Supriyanto) sembari menunjuk hasil breedingnya yang berbanderol antara 3-5 juta.

Pendapat ini juga diamini Wisnu Nessa di mana harga murai batu kelas anakan saja sudah luar biasa mahalnya. Kendati demikian, para kicau mania sudah antre membelinya. Bahkan sudah berebut memesan.  Sampai saat ini, menurut Nessa anakan murai hasil breedingannya banyak dipesan kicau mania dari Jawa Barat, Jakarta, Tanjung Pinang, Sulawesi, dan kota lainnya.

Mengenal beberapa jenis Murai Batu ( Pilih murai medan sebagai indukan favorit ) lihat halaman 2–

Advertisements

One comment on “Breeding dan Bisnis Murai Batu makin “Wow!”

  1. Hoowww,, cuman bisa telen ludah aja nch… menggiurkan … kapan bisa kesampaian, maksud hati dan niat ada modal ….. ? malu nich… Insya Allohh aku masih butuh artikelnya. mudahan yang diatas … Tuhan Maksudnya mengabulkan amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s